Lape, 21 Agustus 2025 – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Lape menggelar rapat pembahasan pengembangan usaha dan tata kelola keuangan pada Kamis, 21 Agustus 2025. Rapat ini dihadiri oleh Pengurus Koperasi, Pengawas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kepala Desa Lape, Sekretaris Desa serta anggota pendiri koperasi.
Dalam pemaparan, pengurus menyampaikan bahwa koperasi yang baru berjalan dengan jumlah anggota pendiri sebanyak kurang lebih 20 orang tersebut menargetkan untuk mengakomodir hingga ±1.000 kepala keluarga (KK) sebagai anggota. Langkah ini diyakini mampu memperkuat basis ekonomi kerakyatan di Desa Lape.
Fokus Utama Pembahasan
Beberapa poin strategis yang menjadi sorotan dalam rapat antara lain:
1. Proyeksi Cashflow 3 Tahun
Pengurus menyampaikan rencana arus kas koperasi untuk tiga tahun ke depan, termasuk perhitungan potensi pemasukan, pengeluaran, serta skema pengelolaan dana.
2. Tata Kelola Keuangan
Dana koperasi direncanakan akan diperoleh melalui pinjaman dari Bank Himbara. Untuk itu, dipaparkan proyeksi keuangan, titik impas (Break Event Point), serta skema pengembalian pinjaman secara terukur.
3. Analisis Risiko dan Mitigasi
Setiap unit usaha yang akan dibuka dianalisis dari segi risiko dan strategi mitigasi, agar koperasi tetap berjalan stabil meski menghadapi tantangan pasar.
4. Rencana Pembukaan Unit Usaha
Kopdes Merah Putih Lape merencanakan pendirian sejumlah gerai layanan, di antaranya:
• Gerai Gas
• Gerai Distribusi Sembako
• Gerai Logistik
• Gerai Transportasi (yang nantinya akan mendukung distribusi seluruh unit usaha)
• Gudang Sembako
• Apotek/Klinik Desa
• Unit Simpan Pinjam
5. Struktur Organisasi dan SDM
Rapat juga membahas pembentukan struktur organisasi koperasi, pembagian tugas pengurus, serta kebutuhan sumber daya manusia untuk mendukung jalannya unit-unit usaha, hal-hal tersebut diatas terutama mengenai Struktur Organisasi dan SDM ini nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam agenda rapat selanjutnya.
Kepala Desa Lape dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah koperasi sebagai motor penggerak perekonomian desa. Dengan pengelolaan yang profesional, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu menyediakan kebutuhan dasar masyarakat melalui berbagai unit usaha yang direncanakan.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk menjadikan Koperasi Desa Merah Putih Lape sebagai lembaga ekonomi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga desa.
Berikut contoh Buku Simpanan Anggota bagi warga Desa Lape yang berminat untuk bergabung sebagai anggota Kopdes Merah Putih Lape.
(Buku Anggota ini bersifat sementara dan akan diperbaharui nantinya mengikuti perkembangan Koperasi Desa Merah Putih Lape)-Penulis: Operator Web Desa (J. Dikki)